Uncategorized

Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Dulu?

nataliaristizabal.com – Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sholat sunah muakad, yang biasa didirikan pada waktu sepertiga malam, tepatnya setelah terjaga dari tidur. Walaupun bukan sebagian dari sholat wajib lima waktu. Namun menjalankan sholat tahajud memiliki banyak manfaat untuk dikerjakan di setiap malamnya. Khususnya untuk menjaga selalu kesehatan pribadi kita secara rohani.

Sebab kesehatan jasmani saja tidak akan pernah cukup sebelum menyempurnakan kesehatan rohani kita. Termasuk untuk bisa hidup dengan damai dan lebih mudah bersyukur kepada Allah SWT. Sehingga tidak diragukan lagi kalau sholat tersebut termasuk dalam sholat yang paling istimewa. Karena hanya orang-orang tertentu lah yang benar-benar bisa mendirikan dan mengamalkan di setiap malamnya.

Penerapan Sholat Malam atau Tahajud

Sholat malam atau tahajud sebenarnya bisa dilaksanakan selepas sholat isya, sampai dengan sebelum masuk waktu sholat shubuh. Namun waktu yang paling dianjurkan untuk mendirikan sholat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir. Tepatnya selepas tengah malam sampai masuk pada waktu subuh. Namun ada banyak orang yang belum tahu mengenai anjuran penerapan dari sholat tersebut.

Seperti halnya pada aturan yang mengharuskan bagi para pendiri tahajud untuk beristirahat atau tidur terlebih dahulu sebelum menjalankannya. Namun ada pula yang menganggap bahwa sholat ini bisa dilaksanakan tanpa harus terjaga dari tidur lebih dulu. Lantas pendapat mana yang sekiranya benar? untuk lebih jelasnya kita perlu menyimak informasi akuratnya di bawah ini.

  • Pendapat Pertama

Menurut pendapat pertama, sholat malam sangat disarankan untuk didirikan setelah tidur terlebih dahulu. Pendapat ini merupakan salah satu pendapat dari seorang ulama, yang menganut madzhab syafi’i. Sebab menurut istilah dari madzhab tersebut tidak bisa dikatakan sebagai tahajud kalau didirikan tepat sebelum terjaga atau tidur.

Sehingga pada pendapat pertama ini, sholat tahjud bisa didirikan jika Anda sudah terjaga, atau sudah dalam keadaan setelah tidur. Dasar ini merupakan salah satu pendapat dari sebuah hadist riwayat Katsir bin Abbas, yakni dari sahabat al-Hajjaj bin Amr radhiyallahuanhu. Namun untuk waktu pelaksanaan tetap sama halnya dengan tahajud pada umumnya.

  • Tahajud tidak Harus Tidur Dulu

Sebagian ulama juga sempat memiliki pendapat yang berbeda, bahwa tahajud bisa didirikan tanpa harus terjaga atau tertidur terlebih dahulu. Sehingga semua sholat yang diniatkan dan didirikan setelah sholat isya, maka bisa disebut sebagai sholat malam atau tahajud. Walaupun seseorang yang mendirikan sholat tersebut belum terjaga atau tidur.

Pendapat ini diambil dari sebuah dasar sabda nabi SAW. Namun jika kita merujuk pada kitab al fiqhiyyah, al-musu’ah, dan abu bakr’arabi. Mengatakan bahwa ada 3 setidaknya mengenai pendapat tahajud. Yakni “sholat setelah tidur”, atau “tidur kemudian sholat, tidur, dan sholat kembali”, dan yang terakhir “sholat setelah isya’. Namun dari ketiganya, pendapat paling kuta adalah no 1.

Baca Juga : Gambar Dekoratif Kelas 3 SD

Namun jika kita memiliki rasa khawatir tidak bisa terbangun dari tidur untuk menunaikan tahajud, maka tidak ada salahnya jika kita menjalankan sholat tahajud sebelum tidur. Walaupun beberapa ulama kurang menganggapnya sebagai pendapat yang benar. Namun sebagai sholat tersebut yang didirikan masih terhitung sebagai ibadah. Dan memiliki pahala yang sangat besar untuk setiap orang yang mengamalkannya.